Peluang Dan Tantangan Profesi Penerjemah Dalam Perspektif Swot Di Era Tekhnologi Digital

Authors

  • Wulan Indah Fatimatul Djamilah UIN Sunan Ampel Surabaya,
  • Ainun Syarifah UIN Sunan Ampel Surabaya

Keywords:

Penerjemah, Era Digital, Analisis SWOT

Abstract

Peralihan dari basis manual dan analog menjadi digital dan virtual menjadi pertanda dimulainya era digital. Hal inj berimbas pada segala sektor kehidupan tak terkecuali dalam bidang penerjemahan. Dahulu jika membutuhkan penerjemahan hanya menggunakan skill penerjemah, maka di era digital ini sudah banyak bermunculan aplikasi-aplikasi terjemah (NMT = Neural machine translation) yang bisa diandalkan. Lalu apakah NMT tersebut akan menggeser peran penerjemah? Penelitian ini akan membahas terkait peran penerjemah di era digital berbasis analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah literatur review karena penelitian ini bersifat kualitatif. Hasil penelitian didapatkan bahwa peran seorang penerjemah akan selalu dibutuhkan dan bisa tetap eksis meski banyak alat-alat digital yang menyerupai. Hal ini karena seorang penerjemah mempunyai skill keterampilan dan kompetensi yang mempunyai lebih banyak dalam art of language (seni berbahasa) yang kompeten dibanding hanya sebuah mesin penerjemahan yang sepenuhnya mengandalkan presisi prediktif yang dimiliki oleh aplikasi-aplikasi maupun alat-alat penerjemahan berbasis digital lainnya. Dari hasil analisis SWOT yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa profesi penerjemah akan selalu bisa eksis dan tidak bisa dikalahkan oleh digitalisasi penerjemahan selama penerjemah tersebut membekali diri dengan kompetensi inti yakni seni berbahasa.

Downloads

Published

2023-12-21