Virtuous Character Dalam Era Digital : Sintesis Neurosains Dan Psikologi Sufi
Keywords:
Karakter Mulia, Neurosains, Psikologi Sufi, Era Digital, Pendidikan KarakterAbstract
Era digital merupakan suatu masa yang sedang dialami oleh manusia sekarang. Era ini salah satunya ditandai dengan terjadinya perubahan besar-besaran dalam hal komunikasi dan interaksi. Dengan derasnya arus informasi dan ruang komunikasi tak terbatas, seseorang sering kali dihadapkan pada fenomena pergeseran etika dan moral di dalamnya dari pedoman-pedoman keluhuran adab yang universal.
Neurosains sebagai bidang ilmu yang membahas tentang otak dan perilaku manusia dapat memberikan pandangan yang baik tentang bagaimana karakter budi luhur dapat terbentuk dan diperkuat melalui repetisi dan pembiasaan. Sedangkan psikologi sufi yang berlandaskan pada tradisi spiritual Islam, memberikan tuntunan tentang pentingnya introspeksi diri atau muḥāsabah dan pendidikan jiwa agar menghasilkan output perilaku dan pikiran yang baik untuk diterapkan ke dalam berbagai tempat dan waktu, baik dalam dunia nyata maupun dunia maya.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi analisis sintesis yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara membentuk perilaku diri yang didasari pada dunia sains modern dan dunia agama spiritualis sehingga mampu memaksimalkan potensi fisik dan jiwa manusia dalam mengembangkan karakter kejiwaannya. Dengan demikian, penemuan dari studi ini bisa memberikan wawasan tentang cara meningkatkan pembangunan karakter yang baik dengan memadukan pengetahuan neurosains tentang bagaimana otak bekerja dan proses berpikir dengan prinsip-prinsip psikologi sufi yang menekankan pembentukan karakter mulia dan spiritual untuk menghadapi tantangan di era digital sekarang ini.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Mathias Raihan Narayan Hutauruk, Muhammad Adib, Rahmat Ali Tirmidzi
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.